Warga Tenda Kinde Provinsi NTT Makan Ubi Hutan Di Tengah Covid-19

ubi hutan
ubi hutan

NAGEKEO, SURYAFLOBAMORA.COM – Di tengah situasi penyebaran virus Covid-19, warga Desa Tenda Kinde, Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, mulai mengonsumsi Ubi hutan.

Ubi hutan sebagai alternatif makanan bagi warga Tenda Kinde yang sebagian besar hidup bertani. Ubi hutan jadi pilihan ketika sawah dan ladangnya gagal tanam.
Sementara, adanya penyebaran Covid-19, yang mengakibatkan warga kesulitan akses ke pasar.

“Warga saya mulai makan Ubi hutan. Ini bukan semata-mata karena Covid-19, tetapi karena warga gagal tanam,”ungkap Piter Dae, Kepala Desa Tenda Kinde, Minggu (3/5).

Kata Piter Dae, warganya yang sebagian besar petani, sangat kesulitan mendapatkan makanan karena sawah dan ladangnya, tidak berhasil ditanami padi, jagung dan tanaman lainnya.

Sehingga saat ini, warga harus ke hutan mencari dan menggali Ubi hutan atau yang disebut Ondo, untuk dimakan.

“Mereka sekarang gali Ondo di hutan untuk makan. Apalagi ada Covid-19 mereka semakin sulit mendapatkan pangan, khususnya beras,”kata Kades Piter.

Dikatakannya, warga khususnya petani yang menderita gagal tanam, memiliki ternak peliharaan. Namun, ternak-ternaknya tidak bisa terjual. Pasar ditutup dan tidak ada pembeli. Sehingga untuk bisa membeli beras pun sangat sulit.

“Masyarakat punya ternak banyak, mau jual untuk beli beras, tapi tidak ada pembeli. Semakin parah saat ini dengan Covid-19. Semua tidak bisa berbuat banyak,”kata Piter.

Piter mengatakan, Desa Tenda Kinde memiliki lahan persawahan seluas 200 lebih hektar. Namun, di musim tanam saat ini, hanya 20 hektar yang bisa siap dipanen. Sebagian sawah lainnya telah gagal tanam.

“Yang siap panen hanya 20 hektar. Sawah yang lain gagal tanam,”katanya.

BACA JUGAKapal Pesiar El Aleph Milik Warga Prancis Diusir Tim Satgas Covid-19 Lembata

BACA JUGA‘Gerobak Cinta’ Membawa Flores Timur Masuk 10 Besar Pembangunan Daerah Terbaik Se-Indonesia