398 Sekolah di NTT Rusak Akibat Diterpa Badai Seroja

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd,
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd,

KUPANG, SURYAFLOBAMORA.COM- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur telah mendata dan memverifikasi sejumlah sekolah yang rusak akibat diterpa badai Seroja.

Data sementara, ada 398 unit Sekolah yang telah mengalami kerusakan. Di antaranya, Kabupaten Rote Ndao 74 Sekolah, Kota Kupang 71 Sekolah, Kabupaten Sumba Timur 71 Sekolah, Kabupaten Kupang 59 Sekolah, Kabupaten Alor 42 Sekolah, Kabupaten Manggarai Timur 14 Sekolah, Kabupaten Lembata 11 Sekolah, dan Kabupaten Flores Timur 6 Sekolah.

“Berdasarkan data yang berhasil kita himpun secara online dari program yang kita bangun, ada 398 sekolah yang mengalami kerusakan,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Linus Lusi seperti dilansir dari Jejak Hukum Indonesia.

Kata Linus, jumlah kerusakan sekolah tersebut, kemungkinan akan mengalami penambahan, karena sampai saat ini ada daerah yang masih mengalami kendala dalam menyampaikan data, karena kesulitan dalam akses jaringan komunikasi dan internet.

“Data ini kemungkinan akan bertambah karena ada daerah seperti Kabupaten Flores Timur dan Lembata yang terlambat memberikan data karena kesulitan komunikasi akibat masalah jaringan,” jelas Linus.

Kata Linus, pihaknya telah mendata Sekolah-sekolah yang rusak sesuai alamat dan tingkatannya untuk dilanjutkan ke Direktorat Pendidikan.

“Kita telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kementerian PUPR. Tim Kemendikbud dan Kementerian PUPR, akan turun untuk survei dan memastikan apakah kerusakan yang dialami Sekolah-sekolah itu tergolong berat, sedang atau ringan. Dan intervensinya akan seperti apa,” katanya.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, melalui Pos Pendidikan yang dibentuk di tingkat provinsi, sudah menyalurkan bantuan berupa Kit Pendidikan dan tenda ke sejumlah sekolah yang mengalami kerusakan akibat badai Seroja.

“Dari Kementerian Pendidikan terutama Pos Pendidikan, kita sudah salurkan bantuan seperti kit Pendidikan dan tenda- tenda, ke sekolah-sekolah di Flores Timur, Lembata, dan pulau Timor sejak dua minggu terakhir ini,” jelasnya.

Selain itu, Dinas Sosial Provinsi NTT dengan menggandeng sejumlah NGO di NTT, sudah memberikan bantuan dan mendampingi Sekolah-sekolah di daerah yang terdampak badai Seroja. 

“Saya menganjurkan agar Sekolah- sekolah yang mengalami kerusakan sedang atau ringan, bahu-membahu antara komite sekolah dan satuan pendidikan setempat untuk melakukan rehabilitasi, agar siswa dan guru tidak mengalami kendala sarana-pra sarana dalam kegiatan belajar dan mengajar,” pungkas Linus.

Editor: Alvin Lamaberaf