Pengungsi Korban Bencana di Flores Timur Kedinginan Tidur Beralas Terpal

pengungsi korban banjir bandang di flores timur
pengungsi korban banjir bandang di flores timur

SURYAFLOBAMORA.COM – Kondisi pengungsi pasca banjir bandang yang tinggal di posko-posko pengungisian di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur ( NTT) sejak sepekan lalu sangat memprihatinkan.

Banyak pengungsi kedinginan karena tidur hanya beralas terpal.

“Untuk logistik makan minum aman kita disini. Kendala sekarang itu hanya kasur dan selimut. Ini yang menjadi kekurang yang ada di posko kita,” ujar Ketua posko pengungsi di Desa Lamahala Jaya, Muhammad Saleh kepada wartawan, Minggu (11/4/2021).

Saleh mengakui selama ini memang telah mendapatkan bantuan kasur dan selimut tetapi tidak mencukupi.

“Kita juga dapat bantuan dari kemensos kasur 22 buah. Tetapi tidak mencukupi. Bantuan itu kita dahulukan untuk ibu-ibu dan anak bayi. Itu Pun juga masih kurang,” tandas dia.

Ia berharap pemerintah atau para pihak lainnya bisa memberikan bantuan kasur dan selimut bagi korban bencana banjir bandang Adonara ini.

“Alas tidur masih kurang. Jadi kita harapkan bantuan kasur dan selimut. Kalau untuk makanan dan minuman serta keperluan bayi dan balita untuk sementara aman,” katanya.

Hal senang juga disampaikan Siti Aminah, pengurus posko pengungsi di MAN I Kabupaten Flores Timur.
Ia menuturkan ada 218 korban bencana banjir bandang yang mengungsi di sekolah MAN I Kabupaten Flores Timur.

“Kalau untuk logistik makanan dan minuman aman. Karena setiap hari ada saja bantuan dari pihak luar. Tetapi saat ini, kasur dan selimut yang kurang. Banyak bantuan yang kita terima itu logistik makanan. Tetapi untuk kasur dan selimut yang kurang,” ungkapnya.

Kondisi yang sama juga terjadi posko pengungsian di SD Inpres Waiwerang. Ketua Posko pengungsian SD Inpres Waiwerang Hendrikus Hengki Boy menuturkan perlengkapan tidur seperti kasur bantuan Kementerian Sosial diprioritaskan kepada ibu-ibu dan anak-anak.

BACA:Maria Ola Kehilangan 11 Anggota Keluarga saat Banjir Bandang Adonara NTT

BACA:Lamban Tangani Bencana, Gubernur NTT Copot Kepala BPBD NTT