Mendagri Tito Karnavian Memonitor Daerah yang Belum Merealisasikan APBD

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian

JAKARTA, SURYAFLOBAMORA.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) untuk mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021.

Menurut Tito percepatan itu bisa dilakukan melalui pengadaan program padat karya dalam rangka pemulihan ekonomi nasional pasca terdampak pandemi Covid-19.

“Program-program yang banyak mengajak rakyat membangun jalan, bendungan, dan lain-lain yang padat karya,” kata Tito dilansir dari laman resmi Kementerian Dalam Negeri, Rabu (5/5/2021).

Ia juga berharap pemda dapat bekerja sama menggenjot realisasi APBD pada kuartal kedua (Q2) sehingga tidak menumpuk di akhir tahun. Realisasi APBD Tahun 2021 dinilai Tito penting karena akan menjadi landasan pemulihan ekonomi tahun 2022.

“Q2 kita harapkan bisa meningkat pada bulan April, Mei, Juni. Nah ini untuk bisa melompat ke angka 7 persen tidak mungkin pemerintah pusat saja yang bergerak, pemda harus bergerak. Oleh karena itu, tolong belanjakan, diatur ritme belanja di daerah,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia memerintahkan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri berkoordinasi dengan Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memonitor daerah yang belum merealisasikan APBD.

Selain itu, eks Kapolri ini berharap Kemenkeu dapat melakukan transfer dana ke daerah berbasis kinerja dengan harapan, APBD tidak akan ditumpuk hingga akhir tahun.

“Jadi kalau kinerjanya ternyata belanjanya tidak bergerak, lebih baik transfernya ditahan dulu, supaya dibelanjakan dulu, kalau seandainya sudah mulai mendekati mulai berkurang baru transfer,” ungkapnya.

BACA:Mensos Risma Marah, Pemda Flotim Lamban Atasi Korban Bencana

BACA:Pemda Lembata Pastikan Perda Retribusi Kepelabuhan Bisa Direvisi