Badai Siklon Seroja, BMKG: Awas Gelombang Ekstrem di Atas 6 Meter di Wilayah Ini

Instagram/Kupang Now KMP Patra Jaya Teggelam di Pelabuhan Bolok
Instagram/Kupang Now KMP Patra Jaya Teggelam di Pelabuhan Bolok

KUPANG, SURYAFLOBAMORA.COM – Imbas badai siklon Seroja yang meluluhlantakkan seluruh wilayah di di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait dampak badai tersebut.

BMKG menyebutkan dalam rilis yang diteruskan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahwa sejumlah wilayah di Indonesia harus mewaspadai terjadinya gelombang tinggi hingga sangat tinggi mencapai 6 meter di sejumlah perairan laut.

“BMKG mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area
yang berpeluang terjadi gelombang tinggi untuk tetap waspada dan siaga. Kapal/perahu kecil diimbau untuk tidak memaksakan aktivitas pelayaran,” tulis BNPB dalam rilis yang diperoleh Suryaflobamora.com, Selasa (6/4/2021).

BACA JUGA:

BMKG menerbitkan peringatan dini terkait bahaya Gelombang Tinggi, Sangat Tinggi, dan Ekstrem yang berlaku dari tgl 5 – 6 April 2021.

Wilayah terdampak meliputi:

Ketinggian gelombang 2,5-4 meter (Tinggi) berpeluang terjadi di Perairan Bengkulu, – Perairan selatan Jateng – P. Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Samudera Hindia sleatan Jatim-NTB, Selat Sumba bagian barat, Perairan Selatan Flores, Selat Ombai, dan Laut Flores.

Ketinggian gelombang 4-6 meter (Sangat Tinggi) berpeluang terjadi di Perairan barat Lampung, Samudera Hindia barat Bengkulu-Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan selatan Banten-Jabar, Samudera Hindia selatan Banten-Jawa Tengah, Perairan Pulau Sawu, Perairan Kupang-Pulau Rote, dan Laut Sawu.

Untuk gelombang ekstrem dengan tinggi di atas 6 meter, berpeluang terjadi di Samudera Hindia selatan NTT. (*)

Penulis: Eddy Mesakh | Sumber: BNPB

Peringatan Dini BMKG, BNPB, Bencana Alam, Gelombang Sangat Tinggi, Gelombang Ekstrem, Badai Siklon Seroja