Unwira Kupang Gelar Webinar Urun Rembuk Menyambut Puncak Dies Natalis ke-39

Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi Unwira ini mengatakan, jika setiap issu tidak direspon secara baik, maka akan masuk ke level krisis. Artinya, belajar dari berbagai situasi krisis, issu yg tidak dimanage secara baik akan berpotensi berkembang menjadi krisis. Dan jika situais krisis ini tidak segera diatasi maka otomatis akan menggangu kinerja dan reputasi perusahan.

“Belajar dari pandemi Covid-19, sebagai lembaga perguruan tinggi, Unwira butuh devisi humas yang bisa menangani, mengendalikan komunikasi krisis,” pungkas Yoseph Andreas Gual.

Rektor UNWIRA Kupang, P. Dr. Philipus Tule, SVD (kanan) didampingi Dosen FISIP sekaligus Pengamat Politik UNWIRA Kupang, Mikhael Rajamuda Bataona (kiri), saat memberikan keterangan kepada awak media di kantor Rektorat, Selasa 14 September 2021 / Foto: Ama Beding
Rektor UNWIRA Kupang, P. Dr. Philipus Tule, SVD (kanan) didampingi Dosen FISIP sekaligus Pengamat Politik UNWIRA Kupang, Mikhael Rajamuda Bataona (kiri), saat memberikan keterangan kepada awak media di kantor Rektorat, Selasa 14 September 2021 / Foto: Ama Beding

Penulis: Gusty Muda Mahasiswa Unwira
Editor: Alvin Lamaberaf