Dr. Ahmat Atang: Loyalitas Jeriko Terhadap Cikeas Akan Jadi Garansi

Dr. Ahmad Atang, Msi
Dr. Ahmad Atang, Msi

KUPANG, SURYAFLOBAMORA.COM- Perebutan kursi Ketua DPD I Partai Demokrat Provinsi NTT, semakin memanas, dijelang Musda 24 September.

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmat Atang menilai, persaingan antara dua kandidat; Jefri Riwu Kore (Jeriko) dan Leonardus Lelo, untuk memperebutkan jabatan Ketua DPD I Partai Demokrat NTT, ditandai dengan saling klaim antar kandidat untuk mendapatkan dukungan DPD II se NTT.

“Nuansa tersebut terlihat jelas dari komposisi dukungan terhadap kedua figur yang bertarung,” kata Ahmat Atang, Selasa (14/9/2021).

Menurutnya, sungguh pun begitu, kondisi Partai Demokrat saat ini, tidak sedang dalam kondisi normal. Artinya, ada perebutan antara kubu Cikeas dan KLB, yang hingga kini sedang dalam proses hukum di pengadilan. Kenyataan ini, membuat DPP Partai Demokrat sangat hati-hati membidik figur yang tidak sedang bermain ‘dua kaki’.

“DPP akan sangat hati-hati membidik figur Ketua DPD I Partai Demokrat NTT yang tidak sedang main ‘dua kaki’,” kata Ahmat Atang.

Dosen Politik Muhammadiyah Kupang ini mengatakan, Jefry Riwu Kore dan Leo Lelo bukan merupakan pendatang baru di partai Demokrat. Keduanya adalah kader potensial, yang sejak awal bersama Partai Demokrat. Oleh karena itu, siapapun yang dipercaya, tentu diharapkan prospektif Demokrat harus jauh lebih baik.

Menurut Ahmat Atang, melihat Partai Demokrat NTT di bawah kepemimpinan Jefry Riwu Kore selama 5 tahun, ada penurunan perolehan kursi DPR di tingkat lokal, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Kondisi ini, tidak sepenuhnya karena kepemimpinan Jefri Riwu Kore. Namun telah menjadi fenomena nasional di mana Demokrat sedang mengalami arus balik dukungan masyarakat yang semakin melemah.

Namun demikian, di sisi kemapanan partai, Jefri Riwu Kore relatif berhasil memimpin Demokrat, di tengah dinamika internal yang mengancam perpecahan, akibat dualisme kubu KLB dan Cikeas.

“Pada titik ini, secara faktual Jefri Riwu Kore telah menunjukan loyalitas terhadap Cikeas. Dan ini menjadi garansi untuk dapat dipercaya lagi,” ungkap Ahmat Atang.

Lanjutnya, sementara Leo Lelo memiliki pengalaman politik parlemen yang cukup bagus, dan kader ideolog Demokrat yang vokal, walaupun cenderung oposan. Ini justru menjadi Magnit bagi Demokrat ke depan.

“Leo akan membuat Demokrat lebih idependen di tengah rivalitas politik lokal, ketika berhadapan dengan kekuasaan,” kata Ahmat Atang.

Doktor asal Lembata itu mengatakan, apapun ketokohan dan kematangan figur dalam berpolitik, semua tergantung dukungan arus bawah dan kepercayaan DPP.

“Untuk itu, siapapun terpilih harus didukung demi Partai Demokrat ke depan,” pungkas Ahmat Atang.

Penulis/Editor: Alvin Lamaberaf