Aliansi RLB Sebut Bupati Lembata ‘Gatal’ Urus Rakyat Lembata

Bripda Fatma Anggota Satlantas Polres Lembata tengah mengatur dan mengamankan para demonstran (foto: Alvin Alle Lamaberaf)
Bripda Fatma Anggota Satlantas Polres Lembata tengah mengatur dan mengamankan para demonstran (foto: Alvin Alle Lamaberaf)

LEWOLEBA, SURYAFLOBAMORA.COM-Massa Aliansi Rakyat Bersatu Lembata menggelar unjuk rasa terkait kasus korupsi Awololong dan kasus-kasus lainnya.

Demonstran yang tergabung dalam aliansi tersebut, menyebut Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur gagal total (Gatal) mengurus pemerintahan dan rakyat Lembata.

“Bupati Lembata Gatal urus rakyat Lembata,” kata pendemo yang dikoordinir Orator Kanis Soge, Kamis (20/5/2021).

Selain itu, Aliansi Rakyat Bersatu Lembata dengan spanduk ditangan, menuntut agar Polda NTT segera menangkap dan menahan para tersangka kasus Awololong termasuk mengungkap aktor intelektualnya. Begitu juga meminta agar Bupati Lembata diturunkan dari jabatan, membubarkan DPRD dan Kejaksaan Negeri Lembata segera menuntaskan kasus tanah di Desa Merdeka, Kecamatan Lebatukan.

Kordinator Aksi, Kanis Soge juga mempertanyakan perjalanan dinas Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur yang sudah hampir sebulan ada di luar daerah. Sementara rakyat Lembata tengah dirundung duka akibat bencana dan carut marutnya pembangunan.

“Bupati pergi tidak tahu kapan dia pulang di tengah carut-marut Lembata saat ini. Dia pergi tinggalkan Lembata yang penuh masalah, BBM mahal, stop gadaikan kepentingan rakyat. Jangan ada mafia BBM. Hari ini rakyat datang untuk lakukan sidang paripurna istimewa berhentikan Bupati Lembata Yentji Sunur. Kami tidak segan lakukan perlawanan sampai titik darah penghabisan,” kata Korlap Kanis Soge di depan SPBU Lamahora.

Editor: Alvin Lamaberaf