Surat Terbuka untuk Presiden Jokowi dari Orang Kampung Lembata

Kondisi jalan buruk dari Lewoleba ke Lamalera
Kondisi jalan buruk dari Lewoleba ke Lamalera

Kepada yang Terhormat Bapak Presiden Ir. H. Joko Widodo
di Jakarta

Dengan hormat.
Assalamualaikum wr wb. Salam sejahtera untuk Bapak Presiden Joko Widodo dan keluarga. Insya Allah Bapak sekeluarga sehat selalu dan penuh keberkahan. Aamin…. YRA.

Pertama-tama, saya memohon maaf karena surat terbuka ini, saya sampaikan secara terbuka; langkah yang tentu tak patut bagi kami warga masyarakat kecil, kepada seorang Presiden dan Kepala Negara. Namun, saya berpikir hal ini adalah ungkapan isi hati yang tulus saya selaku warga negara asal Lembata, Nusa Tenggara Timur, kepada seorang pemimpin kami di negeri ini, agar mendapat perhatian Bapak Presiden.

Kedua, sebagai warga masyarakat Indonesia asal Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kami menyampaikan apresiasi kepada Bapak Presiden atas kerja keras, kepedulian, dan kecintaan kepada rakyat, bangsa, dan negara sejak terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia pada periode pertama dan dilanjutkan pada periode kedua. Kerja keras, kerja cepat, dan kerja cerdas adalah tipikal Bapak Presiden sebagai seorang pemimpin pilihan rakyat mulai dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas hingga Pulau Rote.

Ketiga, sebagai warga masyarakat Indonesia asal Lembata, Nusa Tenggara Timur, saya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas kepedulian Bapak Presiden Joko Widodo kepada puluhan ribu warga masyarakat korban erupsi gunung Ile Lewotolok pada akhir Desember 2020 lalu. Ribuan paket bantuan bagi warga korban erupsi Ile Lewotolok yang mendapat bantuan Bapak Presiden, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Kementerian Sosial, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Komando Armada VII Kupang, anggota DPR/DPD RI asal NTT dan DPR/DPD RI, BUMN, Gubernur/Wakil Gubernur di Indonesia, para Bupati/Walikota se-Indonesia, dan pihak-pihak lain adalah wujud cinta paling nyata bagi warga korban yang kebanyakan adalah petani kecil. Hal yang juga Bapak Presiden lakukan bagi saudara dan saudari kami sesama warga negara yang tertimpa musibah tanah longsor, gempa bumi, banjir, dan lain-lain di seluruh wilayah Indonesia. Namun, dalam bencana erupsi Ile Lewotolok, Pemerintah Kabupaten Lembata nyaris tak mengalokasikan anggaran bersumber APBD II untuk membantu.