Kondisi Pelabuhan Lewoleba Lembata Buruk dan Memprihatinkan

Pelabuhan Lewoleba Kabupaten Lembata
Pelabuhan Lewoleba Kabupaten Lembata

LEMBATA, SURYAFLOBAMORA.COM- Fasilitas dan kondisi Pelabuhan Rakyat Lewoleba, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, buruk dan memprihatinkan.

Kondisi ini, sudah berlangsung puluhan tahun. Meskipun Pemerintah Pusat melalui dana APBN telah membangun salah satu dermaga, ruang tunggu, arena pelataran dan fasilitas lainnya pada beberapa tahun yang silam. Sementara sampai dengan saat ini, tidak ada pembangunan lanjutan oleh Pemda Lembata selaku pengelola pelabuhan.

Sesuai pantauan Suryaflobamora.com, selama ini hingga Senin (14/12), aktivitas bongkar muat barang dan penumpang di Pelabuhan Lewoleba sangat padat. Arus transportasi kapal penumpang dan barang antar pulau sangat ramai. Begitu juga aktivitas bongkar muat barang dan keluar masuk kendaraan.

Sementara kondisi fisik dermaga sebagian telah ambruk dan fasilitas kelengkapan seperti karet Vendor pun telah rusak. Besi-besi konstruksi dermaga terlihat dengan sebagian besar lantai dermaga sudah roboh, sehingga kapal-kapal kayu dan viber yang menyandar tergores dan rusak. Tidak hanya itu, ruang tunggu penumpang dibiarkan tidak terurus. Lantai dan dinding kotor berdebu, penuh coretan dan sejumlah kursi telah rusak.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Lewoleba M Arifin mengatakan, kondisi ini sungguh memprihatinkan. Pasalnya, Pelabuhan Laut Lewoleba merupakan satu-satunya pelabuhan mayor yang masih dikelolah oleh Pemerintah Daerah. Sedangkan pelabuhan lainnya di NTT, sudah lama dikelola oleh Direktorat Kementerian Perhubungan Laut.

Menurutnya, Pemda Lembata seharusnya segera menyerahkan aset dan pengelolaan pelabuhan tersebut ke Kementrian Perhubungan Laut. Sehingga pelabuhan dan fasilitasnya diperbaiki dan dilengkapi.

“Sampai sekarang belum ada penyerahan lahan oleh Pemda Lembata. Jadi mandek seperti itu. Kalau diserahkan, kita sudah bangun,” ungkap Arifin, pekan kemarin di Hotel Anisa Lewoleba.

Kata Arifin, pihaknya sudah beberapa kali melakukan pendekatan dengan Pemda Lembata terkait penyerahan lahan Pelabuhan Lewoleba kepada Kementerian Perhubungan. Namun hingga saat ini belum ditanggapi Pemda Lembata.