Polres Kendari Tangkap Pencuri Baterai Pemancar Telkomsel

    Kapolres Kendari AKBP Didik Erfianto, SIK,MH
    Kapolres Kendari AKBP Didik Erfianto, SIK,MH

    KENDARI, SURYAFLOBAMORA.COM- Pihak Kepolisian Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari menangkap pelaku pencurian 4 (empat) Baterai Transceiver Stations (BTS) yang berada di wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

    Salah satu pelaku berinisial B ditangkap. Sementara dua pelaku lainnya berinisial R dan A sedang dalam buruan polisi atau daftar pencarian orang (DPO).

    Kapolres Kendari AKBP Didik Erfianto, SIK,MH yang dikonfirmasi di Jakarta, membenarkan hal tersebut. Katanya, pelaku pencurian Baterai BTS atau pemancar stasiun Telkomsel telah ditangkap.

    “Ya benar, pelaku sudah ditangkap,” kata AKBP Didik kepada Suryaflobamora.com di Jakarta, Jumat (11/3/2022).

    Katanya, tersangka yang berhasil ditangkap berinisial B. Sementara dua rekannya berinisial R dan A masih diburu polisi.

    Para pelaku ditangkap karena melakukan pencurian 4 (empat) baterai pemancar Telkomsel pada Selasa (18/1/2022) di Jalan Komjen Muhammad Yamin, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

    Sementara Wakapolres Kendari Kompol Muhammad Alwi mengatakan, dari penangkapan tersangka B pihaknya menyita barang bukti 4 (empat) unit baterai stasiun pemancar Telkomsel, satu unit mobil Avanza, satu buah parang dan kunci pas ukuran 10-12. Kunci tersebut, digunakan pelaku untuk membuka pagar stasiun pemancar.

    Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP I Gede Pranata Wiguna menjelaskan, dalam melakukan aksinya, ketiga tersangka menyewa sebuah mobil. Saat tiba di lokasi target, Dua pelaku melakukan aksinya, sementara satu orang pelaku siaga di dalam mobil. Dan barang bukti yang dijarah, belum sempat dijual oleh para pelaku.

    “Pelaku yang diamankan baru satu orang, dua orang masih buron, kami telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang dan disebarkan. Tersangka B mengaku pernah melakukan aksi yang sama di wilayah Kabupaten Konawe Selatan. Dari aksi itu, kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta,” ungkap I Gede.