Apel Perdana Bupati dan Wabup Sumba Timur, Tegaskan Perketat Prokes Covid-19

Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur, Kristipel A. Praing dan David Melo Wadu, menggelar apel perdana, Senin (1/3/2021)
Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur, Kristipel A. Praing dan David Melo Wadu, menggelar apel perdana, Senin (1/3/2021)

SUMBA, SURYAFLOBAMORA.COM-
Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur, Kristipel A. Praing dan David Melo Wadu, menggelar apel perdana, Senin (1/3/2021).

Dan hari ini merupakan hari pertama Bupati dan Wakil Bupati terpilih, mulai melakukan aktivitas di Kantor Bupati Sumba Timur.

Dalam amanatnya, Bupati Sumba Timur, Kristipel A. Praing  menegaskan, agar masyarakat tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Ini dilakukan untuk menjamin pencegahan penyebaran Covid-19.

“Memang Covid-19 masih menjadi tantangan secara global dan juga di Sumba Timur. Angkanya masih meningkat, sehingga protokol kesehatan harus lebih diperketat. Jangan pernah abaikan itu, apalagi vaksinasi baru diberikan kepada tenaga kesehatan,” tegas Kristipel.

Lanjutnya, salah satu resiko yang dihadapi saat ini yakni, besarnya anggaran yang digunakan untuk penanganan Covid-19. Sehingga harus lebih bijak dalam penggunaan anggaran.

“Relokasi anggaran yang begitu besar, sehingga kita harus lebih bijak dalam penggunaan anggaran untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Menurut Kristipel, saat ini bukan hanya Covid-19 yang menjadi tantangan di Sumba Timur. Tetapi juga banyaknya genangan air akibat musim hujan, sehingga menyebabkan hidupnya nyamuk dan berpotensi pada demam berdarah.

“Saya tegaskan Camat, Lurah dan RT/RW serta kita semua, agar memperhatikan kebersihan lingkungan, agar terhindar dari demam berdarah dan penyakit lainnya,” katanya.

Bupati juga menghimbau kepada para ASN, untuk tetap menjalankan tugas sesuai fungsinya masing-masing dalam melayani masyarakat.

“Kita semua bertanggung jawab memajukan dan mensejahterakan daerah ini, bukan saja saya dan pak David, namun menjadi tanggung jawab kita bersama. ASN yang sejatinya digaji oleh negara untuk melayani masyarakat, harus lebih disiplin dan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat,” harap Kristipel.