Bayi Ini Diberi Nama Gempi, Lahir di Tenda Pengungsian Gempa Sulbar

Persalinan di tenda korban gempa Sulawesi Barat. ©2021 Merdeka.com/Ahmad Udin
Persalinan di tenda korban gempa Sulawesi Barat. ©2021 Merdeka.com/Ahmad Udin

SURYAKEPRI.COM  – Seorang pengungsi dengan kondisi hamil, Nurda (33) Sabtu malam (23/1), berhasil ditolong persalinannya di posko tenda kesehatan tanggap bencana di halaman kantor gubernur Sulawesi Barat. Udin, ayah anak yang baru lahir jenis perempuan, mengaku sangat senang melihat putri keenamnya tertolong oleh tim kesehatan tanggap darurat bencana.

“Saya sangat senang sekali setelah anak saya berhasil dilahirkan,” kata Udin kepada merdeka, Minggu (24/1),

Kata Udin, perjuangan persalinan istrinya dengan secara normal tanpa ada beban. Rencananya, putrinya itu akan diberi nama Gempi. Menurutnya, nama tersebut bermakna anak yang lahir di tengah pasca- gempa bumi dengan orangtua yang hidup di pengungsian.

.BACA : Wakil Gubernur NTT Positif Terpapar Covid 19

.BACA : Tersangka Korupsi Awololong Lembata ‘Dibiarkan’ Polda NTT

“Saya rencananya beri nama Gempi karena dia lahir di masa-masa pengungsian akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang Sulbar beberapa hari lalu,” katanya jika saran ini diterima istrinya.

Sebelum ditolong, Nurda yang bertahan pengungsian, harus dijemput medis karena perut sudah mulai merasakan mules. Padahal sebelumnya, suami Nurda berencana akan bersalin di RS Regional Mamuju.

“Nurda dijemput tim kesehatan sebelum magrib dan berhasil melahirkan seorang bayi perempuan cantik dengan bantuan tim medis. Padahal sebelumnya, saya akan bawa ke RS Regional, tapi akhirnya tertolong di oleh medis di tenda,” jelasnya.

Kelahiran bayi ini sempat menggegerkan sesama penghuni tenda dan banyak mengundang simpati bahkan banyak yang memberikan ucapan selamat.(*)

Editor : Sudianto Pane/Sumber : Merdeka.com