Paskalia Raring Mahasiswa Poltekes Kupang Rayakan Wisuda Online di Lembata

Paskalia Raring, Amd.Kes Mahasiswa Politeknik Kupang Wisuda Online di Lamahora Lembata
Paskalia Raring, Amd.Kes Mahasiswa Politeknik Kupang Wisuda Online di Lamahora Lembata

SURYAFLOBAMORA.COM- Wabah virus Covid 19 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mengubah segalanya. Termasuk para mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang.

Hari ini, Selasa (15/9) 1039 mahasiswa terpaksa melakukan selebrasi kelulusan menempuh pendidikan tinggi secara online. Pasalnya, situasi pandemi virus Covid 19, tidak memungkinkan pihak universitas menyelenggarakan prosesi wisuda secara fisik.

Di media sosial, tak sedikit yang mengungkap rasa kecewa karena tak bisa merasakan wisuda seperti biasanya.

Namun, hal itu berbeda dengan yang dirasakan wisudawati Paskalia Raring, Amd. Kes. Mahasiswa Jurusan Kesehatan Gigi Poltekes Kemenkes Kupang ini, ternyata sangat bahagia diwisuda secara online.

Meskipun tidak diwisuda secara fisik, Paskalia bahagia dapat berkumpul bersama segenap keluarga, tetangga dan saudara di rumah Lamahora, Kabupaten Lembata.

“Saya bahagia sudah wisuda. Biar online tapi saya bisa bersama keluarga di rumah. Kalau wisuda di Kupang pasti hanya dua orang yang hadir. Kalau di rumah hampir semua hadir meski online,” ungkap Paskalia.

Walupun bahagia, Paskalia pun merasa kehilangan teman-teman, rekan seangkatannya yang juga diwisuda hari ini. Dia tidak bisa foto selfie bersama dan salam-salaman dengan teman dan sahabatnya.

“Saya bahagia pulang kampung, wisuda di rumah. Tapi saya juga sedih tidak bisa bertemu dan foto bersama teman-teman. Semua ini gegara Covid,” ungkapnya.

Seperti yang disaksikan Suryaflobamora.com, segenap keluarga, teman dan sahabat Paskalia berdatangan dan memberikan salam. Mereka tampak bahagia. Ada juga yang kaget dan merasa aneh karena baru pertama kali menyaksikan wisuda secara online.

“Begini ka, ai rasa begena ka? Biar sudah yang penting sudah wisuda. Perjuangan empat tahun ada hasil. Online juga te apa-apa, kita bahagia kumpul bersama,” kata Anas Raring.

Editor: Alvin Lamaberaf