[RISET] Vaksin Kurang Dipercaya Publik, Indonesia Termasuk Paling Skeptis di Dunia

Ilustrasi Vaksin (Foto dari Trial News)

LONDON, SURYAFLOBAMORA.COM – Hasil riset membuktikan bahwa Indonesia termasuk di antara negara-negara yang paling tidak percaya pada kemanjuran vaksin.

Polarisasi politik dan misinformasi online mengancam program vaksinasi di seluruh dunia, mengingat kepercayaan publik yang berubah-ubah dan sangat bervariasi antar negara, menurut studi kepercayaan terhadap vaksin global.

Riset, yang memetakan tren kepercayaan terhadap vaksin di 149 negara antara 2015 dan 2019, menemukan bahwa skeptisisme tentang keamanan vaksin cenderung tumbuh bersamaan dengan ketidakstabilan politik dan ekstremisme agama.

“Sangat penting dengan ancaman penyakit baru dan yang muncul seperti pandemi Covid-19, kami secara teratur memantau sikap publik,” kata Heidi Larson, seorang profesor di London School of Hygiene & Tropical Medicine yang memimpin penelitian.

baca: Tentara AS Libatkan Robot Anjing Saat Latihan Perang

baca: Ramalan Zodiak Cinta Besok, Sabtu 12 September 2020, Aries Mulai Berkembang, Gemini Terbuka

“Persepsi tentang vaksin jauh lebih tidak stabil daripada sebelumnya,” katanya dalam sebuah pengarahan.

“Secara keseluruhan, ada banyak kepercayaan di dunia tentang vaksin. Tapi jangan anggap remeh. Keyakinan naik dan turun … itu sangat bervariasi.”

Diterbitkan dalam jurnal medis Lancet, temuan Larson didasarkan pada data dari lebih dari 284.000 orang dewasa yang ditanyakan pada 2019; apakah mereka memandang vaksin itu penting, aman, dan efektif?

Larson mengatakan bahwa dengan pembuat obat dan peneliti di seluruh dunia berlomba untuk mengembangkan vaksin melawan pandemi Covid-19, pemerintah sekarang harus ekstra waspada dalam menilai kepercayaan publik terhadap vaksin dan secara cepat menanggapi kekhawatiran.

“Ada banyak kecemasan tentang kecepatan pengembangan vaksin (untuk Covid-19),” katanya.

“Tetapi publik tidak terlalu tertarik pada kecepatan – mereka lebih tertarik pada ketelitian, efektivitas, dan keamanan.”

Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap vaksin di Eropa lebih rendah dibandingkan dengan kawasan lain di dunia, seperti Afrika, dengan proporsi orang yang sangat setuju bahwa vaksin aman berkisar dari 19 persen di Lituania hingga 66 persen di Finlandia.

Irak, Liberia, dan Senegal memiliki proporsi responden tertinggi pada 2019 yang setuju bahwa vaksin itu penting.

Namun kepercayaan publik terhadap vaksin telah meningkat di beberapa negara Eropa sejak 2015, termasuk Prancis, Italia, Irlandia, dan Inggris.

Indonesia Sangat Tidak Setuju Keampuhan Vaksin