Gaji 13 PNS dan Pensiunan di NTT Belum Ada Kejelasan Kapan Cair

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

SURYAFLOBAMORA.COM – Memasuki minggu ketiga bulan Juli 2020, gaji 13 PNS, gaji 13 TNI, gaji 13 Polri serta gaji 13 pensiunan di Indonesia termasuk di NTT yang ditunggu-tunggu belum juga ada kejelasan dari pemerintah kapan mencairkan.

Kemenkeu Sri Mulyani menyebutkan anggaran gaji 13 sudah masuk dalam APBN 2020.

Tapi terkait kapan akan dicairkan pemerintah belum memberikan tenggat waktunya.

Untuk diketahui, tahun-tahun sebelumnya gaji 13 dicairkan pada pertengahan tahun sehingga PNS berharap hal yang sama namun hingga saat ini belum ada kabar.

Hingga tanggal 15 Juli 2020 ini, gaji ke-13 PNS, gaji ke 13 TNI Polri hingga gaji 13 pensiunan belum juga dicairkan.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memang belum melakukan pencairan gaji 13 para pegawai serta gaji 13 pensiunan.

Mengapa Kemenkeu belum mencairkan gaji 13 tahu 2020 padahal sudah pertengahan tahun?

Kemenkeu beri gaji 13 belum dicairkan karena masih berjibaku menangani Covid-19 serta menangani dampak-dampaknya termasuk pemulihan perekonomian nasional.
Melansir dari Kompas.com Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan, pemerintah hingga saat ini belum melakukan pembahasan mengenai pencairan gaji ke-13.

Sebab, pemerintah masih fokus dalam penanganan pandemi Covid-19 serta dampak yang mengikutinya.

“Masih fokus menangani Covid-19 dan dampaknya yang urgent dan mendesak,” ujar dia kepada Kompas.com, Senin (6/7/2020) lalu.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo.

Pihaknya mengaku belum bisa menjawab mengenai pencairan gaji ke-13.

Pasalnya, pemerintah masih fokus dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Mohon maaf kami belum bisa menjawab saat ini, masih fokus PEN,” ujar dia.

Namun demikian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya sempat menyatakan kementeriannya sudah membuat hitung-hitungan terkait kemampuan APBN untuk menanggung pembayaran tunjangan hari raya (THR), serta gaji ke-13 aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri.

Hasilnya, pembayaran THR dan gaji ke-13 tetap bisa dilakukan untuk aparatur ASN, TNI, dan Polri golongan I, II, dan III.

“Perhitungannya untuk ASN, TNI, dan Polri yang terutama kelompok pelaksana golongan I, II, dan II, THR dalam hal ini sudah disediakan,” ujar Sri Mulyani usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Selasa (7/4/2020).

Sementara itu, pembayaran THR dan gaji ke-13 bagi ASN golongan IV, pejabat eselon kementerian dan lembaga, menteri, hingga anggota DPR, masih harus dibahas lebih jauh.

THR dan gaji ke-13 untuk pejabat ini nantinya akan dibawa ke rapat kabinet dan diputuskan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Untuk diketahui, gaji ke-13 merupakan tambahan penghasilan bagi PNS.

BACAPenerimaan CPNS 2020 Ditiadakan

BACA:Gaji 13 PNS Ditunda dan Tunjangan Profesi Guru Direalokasi

BACA:Tidak Nyaman Diperas Penegak Hukum dan LSM, 64 Kepala Sekolah SMP Pilih Mundur