Ganasnya, Virus Corona Beijing Melebihi Wuhan

Seorang perempuan melintas di depan pasar ikan di Kota Wuhan, China, yang ditutup terkait dugaan sebagai lokasi awal merebaknya virus misterius di negara itu, Minggu (12/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan orang dan menelan korban jiwa kedua di China, menurut pemerintah setempat.(FOTO/AFP/NOEL CELIS)

SURYAFLOBAMORA.COM –  Virus corona yang menyebar dari pasar Induk Xinfadi, Beijing, lebih ganas daripada virus sejenis yang berasal di Kota Wuhan, China.

Untuk itu, Pemerintah Kota Beijing malakukan karantina wilayan selama 28 hari untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Komisi Kesehatan China (NHC) Shi Guoqing, mengatakan mayoritas orang yang dikarantina di Beijing merupakan para pekerja di lapak daging sapi dan kambing di Pasar Xinfadi karena rentang tertular covid-19.

Shi mengungkapkan beberapa dari mereka yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala sama sekali sehingga sulit untuk menilai, apakah mereka tertular virus.

Selain itu, karena beberapa yang terinfeksi memiliki hasil tes asam nukleat mereka negatif dan tidak ada kelainan yang ditemukan dalam 14 hari, tidak cukup waktu untuk mengonfirmasinya.

Dengan demikian, menurut Shi, ada kemungkinan orang-orang tersebut akan menyebarkan virus kepada orang lain kalau diizinkan bebas berkeliaran.

Shi mencatat 33,8 persen kasus positif di Beijing terkait dengan para pekerja di lapak daging sapi dan daging kambing di Pasar Induk Xinfadi, sedangkan 20,5 persen lainnya adalah para pengunjung area itu.

Komisi Kesehatan setempat mengumumkan bahwa virus corona itu diyakini diimpor dari Eropa pada awal Maret, kemudian mengarah ke Amerika Selatan dan berakhir di China oleh manusia atau daging impor sehingga terjadilah wabah di Beijing.(*)

Editor: Ucu Rahman | Sumber: Antara