Mimpi Kami Masih Sama, Buka Lab Biomolekuler qPCR untuk Tes Massal dan Murah untuk Warga

DR Fima Inabuy (baju putih) saat presentasi mengenai laboratorium biomolekuler di hadapan Walikota Kupang Fefri Riwu Kore. (Foto: Dok FAN)
DR Fima Inabuy (baju putih) saat presentasi mengenai laboratorium biomolekuler di hadapan Walikota Kupang Fefri Riwu Kore. (Foto: Dok FAN)

SURYAFLOBAMORA.COM – DR Fainmarinat (Fima) Inabuy, Ketua Tim Pool Test dari Forum Academia NTT (FAN) Covid-19 mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan berbagai pihak terkait pelatihan laboran Biomolekuler yang telah terselenggara dengan baik.

Berikut catatan DR Fima Inabuy:

Terima kasih!

Hari Sabtu, 20 Juni 2020 dua hari yang lalu adalah hari terakhir pelatihan untuk para laboran. Enam hari yang melelahkan tetapi tidak terlupakan.

Jam sudah lewat jam enam sore. Ruang sudah mulai kosong. Sebagian besar peserta sudah bergeser pulang. Beberapa calon laboran masih tinggal di ruangan, tangan mereka bergerak cepat merapikan ruang laboratorium, dan menempatkan alat-alat semula. Ya, kami yang meminjam laboratorium Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang, NTT.

Tetapi seperti di kalimat penutup sore di ujung hari pelatihan. “Pelatihan ini berakhir hari ini, tetapi ini baru permulaan.”

Mimpi kami masih sama: membuka Laboratorium Biomolekuler qPCR untuk tes massal dan murah untuk warga, dan masih ada mimpi sendiri memetakan genom berbagai tumbuhan di NTT.

Mengingat kerja keras selama 6 tahun di laboratorium di Washington, dan melihat beberapa hari ini, rasanya saya puas. Pada akhirnya ilmu ini berguna. Duapuluhan peserta adalah modal untuk NTT. Satu tim laboran yang solid dan ingin belajar adalah bonus. Saya seperti melihat diri sendiri belasan tahun yang lalu ketika memulai pekerjaan di laboratorium.

Semuanya berlangsung begitu cepat, hingga hari ini.

Jika tidak ada pertemuan dengan Stormy Vertygo, tentu jalan ke Laboratorium Biotek Politani tidak terbuka. Tanpa pertemuan itu tidak ada cerita tentang harta karun. Tidak kurang tiga hari, kami membersihkan dan mendata semua peralatan Laboratorium Biotek, dan memajangnya, seperti para arkeolog memajang temuan mereka. Banyak alat yang belum pernah dipakai. Sebagian besar dalam kondisi baik.